Jumat, 07 Juli 2017

BNN Kabupaten Tana Toraja Mengisi Masa Orientasi Siswa SMA Khatolik Rantepao Dengan Kampanye “STOP NARKOBA”


Masa Orientasi Siswa sedang berlangsung di beberapa sekolah di Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara. Kegiatan ini dilaksanakn demi untuk memperkenalkan lingkungan sekolah kepada siswa-siswi baru.
SMA Katholik Rantepao memiliki kesadaran yang besar dalam masalah penyalahgunaan dan peredaran narkoba saat ini khususnya di Toraja. Melalui MOS ini pihak sekolah meminta BNN Kabupaten Tana Toraja mengisi kegiatan khususnya dalam hal pemberian sosialisasi dan kampanye bahaya narkoba. Kurang lebih 200 peserta yang mengikuti sosialisasi ini.
Kesadaran dan kepedulian ini sangat didukung dan mendapat apresisasi dari Kepala BNN Kabupaten Tana Toraja, AKBP. Dewi Tonglo, SH. Dalam kegiatan ini, tim penyuluh memaparkan mengapa narkoba diilegalkan di Indonesia, bagaimana dampak baik secara fisik, psikis bahkan hukum yang akan bertidak terhadap pengedar dan bandar narkoba.
Siswa-siswi dibekali bagaimana cara membentuk benteng pertahanan terhadap iming-iming serta rayuan manis dari sang pengedar atau bandar barang haram ini. Memiliki pengetahuan itu sangat perlu karena jika kita tahu maka seharunya kita menghindari akibat yang akan diperoleh pada masa yang akan datang.
Sebagai generasi muda penerus bangsa seharusnyalah kita yang berperan aktif dalam kegiatan kampanye “STOP NARKOBA” dimanapun dan kapanpun kita berada.  Melalui diskusi atau berbagi ilmu itu merupakan salah satu cara kita untuk saling berbagi dalam program kemanusiaan. Kurikulum sekolahpun juga sudah mendukung kampanye “Stop Narkoba” ini.

Pemerintah, masyarakat, siswa-siswi, dan siapun itu, mari kita bersama-sama bergandengan tangan untuk melawan perang tanpa senjata ini. Indonesia harus cerdas dan kritis terhadap pihak-pihak yang memiliki misi untuk menghancurkan negara kita. Perang Candu jangan sampai terjadi di Indonesia. Bersama Kita Pasti Bisa. #Stopnarkoba

Tidak ada komentar:

Posting Komentar