Rabu, 07 Juni 2017

BNN Kabupaten Tana Toraja Sharing Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Bersama PLN Ranting Makale dan Koperasi Balo’ Toraja


Tidak bisa kita pungkiri bahwa penyalahguna dan peredar barang haram atau kita kenal dengan narkoba bisa saja berasal dari pekerja. Alasan yang lumrah kita dengar dari mantan penyalahguna bahkan pengedar yang berasal dari pekerja adalah untuk menambah stamina dalam bekerja. Selain itu alasan lain adalah untuk menambah penghasilan dari penjualan barang haram.
Alasan apapun itu tidak pernah dibenarkan oleh UU No.35 Tahun 2009 apalagi jika melanggar UU Narkotika. Penyesalan dan menjadi aib keluarga terlintas dalam benak seseorang ketika sudah berurusan dengan BNNK.
Melalui sosialisasi ini BNNK Tana Toraja ingin berbagi  dengan Pekerja PLN Ranting Makale dan Pekerja Balo’ Toraja bahkan masyarakat, anak sekolah dan siapun itu mengetahui apa dampak negatif dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Tim penyuluh menyampaikan akibat-akibat fatal mengkonsumsi narkoba terutama otak manusia dirusak secara permanen.
Sekarang ini sedang marak diperbincangkan baik di media sosial maupun di masyarakat tentang jenis narkoba baru yang lebih berbahaya dari morfin. Narkoba jenis ini dikenal dengan “Flakka”, korbannya pun berubah seperti “zombie” dan bahkan setelah mengkonsumsi rasa percaya diri, dan perasaan menjadi kuat layaknya “Hulk” yang sedang berubah dan efek fatalnya merusak otak dalam sekecap dan bersifat permanen.
Belajarlah untuk hidup sehat tanpa menyentuh sedikitpun yang namanya narkoba. Sekali mencoba anda akan ketagihan dan akan merengguk nyawa bahkan menjadikan anda melarat karena kehabisan harta benda.

Belajar selektif dalam hidup, jadilah pekerja yang profesional dan bijaksana. Tanpa narkoba pekerjaan yang diembankan kepada kita akan terselesaikan dengan managemen waktu yang benar. Ayo bersama-sama memerangi narkoba.#Stopnarkoba

Tidak ada komentar:

Posting Komentar