Selasa, 14 Februari 2017

BNN Kabupaten Tana Toraja Mensosialisasikan Program Rehabilitasi dan Pascarehabilitasi Kepada Instansi Pemerintah Maupun Swasta

Badan Narkotika Nasional Kabupaten Tana Toraja melaksanakan sosialisasi Program Rehabilitasi dan Pascarehabilitasi. Hal ini merupakan program penting dalam bidang Rehabilitasi mengingat bahwa di Tana Toraja tidak bisa kita pungkiri bahwa masih ada pencandu narkoba yang membutuhkan rehabilitasi.
Dengan menggandeng instansi pemerintah maupun swasta yang bergerak dalam bidang rehabilitasi, BNN Kabupaten Tana Toraja berharap semakin banyak relasi yang dapat mendukung kegiatan ini khususnya pascarehabilitasi bagi mantan pecandu narkoba.
Bertempat di Aula KSP Marendeng, Makale, Selasa 14 Februari 2017, Sosialisasi Program Rehabilitasi dan Pascarehabilitasi  dibuka langsung oleh Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Tana Toraja AKPB. Dewi Tonglo, SH. Sosialisasi ini mengundang  4 (empat) Narasumber yang berpengalaman di bidang rehabilitasi diantaranya Kepala Dinas Kesehatan Kab. Tana Toraja, Praktisi Layanan Rehabilitasi Instansi Pemerintah, Praktisi Layanan Rehabilitasi Komponen Masyarakat, Praktisi Layanan Pascarehabilitasi. Sebanyak 25 orang yang berasal dari Polri/TNI, SKPD, Lembaga Rehabilitasi Instansi Pemerintah dan Lembaga Rehabilitasi Komponen Masyarakat menjadi peserta kegiatan kali ini.
Antusias para peserta dalam mengikuti kegiatan ini dibuktikan dengan banyaknya masukan dan pertanyaan yang diajukan sehubungan dengan usaha untuk menyelamatkan generasi dari tipudaya dan jeratan narkotika dalam hal ini merehabilitasi para pecandu dan/atau penyalah guna narkotika.
 Kepala BNNK Tana Toraja, AKBP Natalya Dewi DT, SH mengharapkan, melalui kegiatan ini, Instansi pemerintah maupun swasta dapat menjadi tim kerja BNN Kabupaten Tana Toraja. Sehingga terdapat aksi nyata pemulihan bagi mantan pecandu narkoba bahkan pemberdayaan dengan pemberian ketrampilan bagi mantan pecandu agar nantinya dapat berfungsi sosial di mayarakat melalui program pascarehabilitasi secara gratis tidak dipungut biaya.  
Selain itu ditegaskan pula oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tana Toraja bahwa semua umur dapat mendapat pelayanan rehabilitasi dan pascarehabilitasi. Menyangkut pembiayaaan bagi kasus pecandu, penyalahguna, korban penyalahguna itu ditanggung oleh pemerintah.
dr. Chargen Lembang salah satu narasumber pada kegiatan ini juga menyampaikan  bahwa pecandu dan/atau penyalah guna narkotika dapat melapor untuk mendapatkan layanan rehabilitasi di RSUD Lakipadada secara gratis. RSUD Lakipadada merupakan tim kerja BNN Kabupetan Tana Toraja dalam Instansi Penerima Wajib Lapor.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar