Kamis, 04 Oktober 2018

SMK Matari'Allo Menggaungkan Stop Narkoba


Kamis, 4 Oktober 2018 BNNK Toraja mengajak kurang lebih 93 siswa siswi SMK Matari' Allo Toraja Utara untuk bersama-sama menggaungkan Stop Narkoba.

Kegiatan ini digalakkan di seluruh komponen masyarakat khusunya dunia pendidikan mengingat mafia narkoba sangat mengincar kalangan anak muda.

Masa muda adalah masa yang paling rentan untuk jatuh kedalam linggar hitam mafia narkoba jika tidak dibentuk filter sejak dini tentang bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Mulai dari pemaparan materi hingga sharing dilakukan tim penyuluh agar tukar pikiran dalam hal memahami bahaya narkoba dapat dipahami bersama-sama.

Kegiatan edukasi dan informasi ini akan terus digallakkan BNNK Tana Toraj demo mewujudkan Bumi Lakipadada yang bebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Bersama-sama kita pasti bisa. STOPNARKOBA
Lebih Lanjut... → SMK Matari'Allo Menggaungkan Stop Narkoba

Rabu, 03 Oktober 2018

BNN Kab. Tana Toraja Menggandeng LIP Melakukan Pencegahan Dini di SMK Kristen Tagari Rantepao

BNN Kab. Tana Toraja terus bergegas menyelematkan anak bangsa dari bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di lingkungan pendidikan.

Kali ini tim penyuluh melebarkan sayapnya sampai ke utara Toraja khusunya di SMK Kristen Tagari Rantepao. Bersama tim dari Lingkaran Indonesia Peduli  (LIP), pencegahan dini dilakukan dengan cara yang unik agar para siswa semngat dan muda menerima materi sosialisasi.

Kurang lebih 110 siswa siswi  SMK Tagari Rantepao mengikuti kegiatan ini. Keseruan dari kegiatan ini menjadikan suasana pengajaran lebih menarik.

Kepala Sekolah SMK  Kristen Tagari Rantepao bersama staf sangat berterima kasih atas edukasi dan informasi yang diberikan kepada siswa siswi mereka. Beliau berharap kedepannya terus digalakkan kegiatan pencegahan dini dan jangan pernah berhenti rantainya.

Bersama kita pasti bisa memerangi mafia narkoba. Stop narkoba
Lebih Lanjut... → BNN Kab. Tana Toraja Menggandeng LIP Melakukan Pencegahan Dini di SMK Kristen Tagari Rantepao

Senin, 23 Oktober 2017

BNNK Tana Toraja Menjangkau SDN 189 Malimbong Balepe Untuk Kampanye STOP NARKOBA


BNN Kabupaten Tana Toraja tidak pernah berhenti untuk mengedukasi, advokasi dan desiminasi informasi bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba kepada anak didik SDN 189 Malimbong Balepe (23/10/2017)
Tim penyuluh tidak memperhitungkan berapa jauh dan medan yang akan ditempuh dalam aksi kemanuasiaan ini. Tujuan utama yang terus dijunjung tinggi adalah bagaimana penyelamatkan anak bangsa dari peredaran dan penyalahgunaan narkoba.
Kita tidak bisa berfikir bahwa bandar dan pengedar hanya menjangkau perkotaan saja, namun kenyataannya mereka semakin gencar melakukan aksinya di perkampungan dan pelosok-pelosok.
Kurang lebih 143 siswa dan guru mendapat pengetahuan dari Tim penyuluh. Antusias siswa dalam menjawab setiap pertanyaan yang diajukan tim penyuluh dibuktikan dengan mereka berlomba-lomba mengangkat tangan dan maju ke depan. Reward berupa stiker dan pin STOP NARKOBA menjadi ole-ole yang sangat berkesan bagi mereka.
Waktu begitu cepat berputar dan kurang lebih satu setengah jam tim penyuluh berbagi dan sharing dengan SDN 189 Malimbong. Pihak sekolah sangat berterima kasih atas edukasi yang mereka dapatkan. Hal ini akan menjadi bekal dikemudian hari untuk membentuk filter terhadap mafia narkoba yang sedang mengincar generasi muda.
Terus bersinergi untuk berperang melawan pembunuh berdarah dingin (bandar/kurir). Ayo bersama BNNK Tana Toraja kita pasti bisa.
#Stopnarkoba
#pencegahandini
#sdn189malimbong

#tanatoraja
Lebih Lanjut... → BNNK Tana Toraja Menjangkau SDN 189 Malimbong Balepe Untuk Kampanye STOP NARKOBA

Sabtu, 21 Oktober 2017

Penggiat Anti Nakoba Ikut Menggaungkan STOP NARKOBA Kepada PWGT Klasis Nanggala


Korban penyalahgunaan narkoba di Indonesia semakin bertambah dan tidak terbatas pada kalangan kelompok masyarakat yang mampu, mengingat harga narkoba yang tinggi, tetapi juga sudah merambah kekalangan masyarakat ekonomi rendah.  Tidak hanya di kota, bahkan kampung dan hingga pelosok desa.
Dibutuhkan semua pihak untuk dapat memerangi narkoba, tidak hanya pemerintah, aparat penegak hukum, namun semua lapisan masyarakat juga turut waspada dan gigih menolak peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba.
Hal ini menggugah dan mengobarkan semangat penggiat narkoba yang telah dibentuk oleh BNNK Tana Toraja untuk membantu dalam kegiatan Pembinaan/ Sosialisasi HIV/AIDS dan Narkoba di Nanggala kepada Persekutuan Wanita Gereja Toraja Klasis Nanggala Karre yang dihadiri 115 ibu-ibu dari 7 Jemaat pada Sabtu, 21 Oktober 2017.
Persekutuan Wanita Gereja Toraja Klasisi Nanggala sangat antusias mengutarakan realita yang terjadi di lingkungan mereka khususnya fenomena penyalahgunaan dan peredaran narkoba pada anak-anak. Fenomena ini sangat memprihatinkan dan bahkan membuat para ibu selaku orang tua menjadi was-was terhadap pergaulan anak mereka.
Melalui sosialisasi ini sangat membantu dan memberikan solusi untuk ketakutan ibu-ibu terhadap fenomena sekarang ini terkait bahaya penyalahgunaan dan peredaran narkoba. Memiliki pengetahuan adalah bekal yang sangat penting untuk membentuk filter terhadap mafia narkoba yang sedang mengincsr generasi muda kita.
Kepala BNNK Tana Toraja, AKBP.Dewi Tonglo, SH memberikan apresiasi kepada penggiat anti narkoba yang telah berpartisipasi dalam upaya P4GN. Beliau berharap ini menjadi teladan bagi penggiat anti narkoba di Tana Toraja dan Toraja Utara. Ayo bersinergi bersama BNNK Tana Toraja untuk memerangi pembunuh berdarah dingin yang ingin menghancurkan masa depan Negara Republik Indonesia. Bersama Kita pasti bisa.
#Stopnarkoba
#pencegahandini
#PWGTKLASISNANGGALA
#torajautara






Lebih Lanjut... → Penggiat Anti Nakoba Ikut Menggaungkan STOP NARKOBA Kepada PWGT Klasis Nanggala

Selasa, 19 September 2017

BNN Kabupaten Tana Toraja Dadakan Melakukan Tes Urine Pegawai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Tana Toraja. Hasilnya Adalah?


Sebagai suatu bentuk keseriusan BNNK Tana Toraja dan Instansi Pemerintah, BNNK melakukan kerjasama untuk melaksanakan tes urine kepada instansi pemerintah. Seperti pada hari ini BNNK Tana Toraja melakukan tes urine dadakan kepada pegawai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Tana Toraja. Hal ini sejalan dengan program BNNK Tana Toraja mewujudkan pekerja dan lingkungan kerja bersih dan bebas penyalahgunaan narkoba.
Selasa, 19 September 2017 Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Tana Toraja didatangi tim BNNK Tana Toraja. Pegawai sentak terkejut dan bertanya-tanya kegiatan apa yang akan diadakan oleh BNNK Tana Toraja karena mereka sedang sibuk beraktivitas di kantor. Tim BNNK langsung turun dari mobil dan minta izin sekaligus berkomunikasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Tana Toraja dan selanjutnya Pegawai langsung diberikan arahan seputar tes urine.
Setelah selesai pemberian arahan selanjutnya pegawai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Tana Toraja antri mengisi absensi dan mengambil botol urine yang telah dilabeli nomor sesuai absensi. Kemudian digiring satu persatu ke toilet untuk tes urine dan diawasi langsung oleh Personil BNNK Tana Toraja dibawah pantauan Kepala BNNK Tana Toraja dan Plt. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Tana Toraja dari awal sampai selesai.
Setelah diuji, tim analis BNNK Tana Toraja menyatakan bahwa 101 pegawai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Tana Toraja bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Kepala BNNK Tana Toraja memberikan apresiasi kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Tana Toraja yang bersedia diadakan tes urine mendadak.
Pelaksanaan tes urine bagi instansi pemerintah akan terus digalakkan BNNK Tana Toraja untuk mewujudkan Indonesia yang bebas dari penyalahgunaan dan peredaran narkoba khususnya di Bumi Lakipadada.

Kepala BNNK Tana Toraja AKBP. Dewi Tonglo, SH sangat mendukung komitmen dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Tana Toraja untuk bersinergi dengan BNNK Tana Toraja memberantas Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap narkoba di Bumi Lakipadada.#Stopnarkoba
Lebih Lanjut... → BNN Kabupaten Tana Toraja Dadakan Melakukan Tes Urine Pegawai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Tana Toraja. Hasilnya Adalah?