Selasa, 28 Februari 2017

BNNK Tana Toraja Bongkar Modus Pengiriman Shabu Melalui Ekspedisi Bus Makassar-Toraja


Pada hari Senin (20/2) pukul 07.00 WITA, Badan Narkotika  Nasional Kabupaten Tana Toraja berhasil mengungkap peredaran narkotika di Rantepao, Kabupaten Toraja Utara. Kasus ini terungkap dari informasi yang didapatkan Tim Intelijen Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Selatan bahwa ada sinyalemen pengiriman Narkotika Golongan I Jenis Shabu melalui Bus Makassar-Toraja. Berdasarkan informasi tersebut Tim Dajkar BNN Kabupaten Tana Toraja bergerak cepat melakukan penyelidikan secara mendalam dan akhirnya berhasil menangkap seorang laki-laki GH (39).
Sdr GH ditangkap oleh Tim kita saat mengambil paket kiriman berisi Narkotika Golongan I jenis Shabu di  salah satu Loket Perwakilan Bus Makassar-Toraja. Sdr GH diminta oleh Tim kita untuk membuka paket kiriman yang ditujukan kepadanya, ditemukan 1 (satu) Sachet Narkotika Golongan I Jenis Shabu dengan berat 7,9 (Tujuh Koma Sembilan) gram. Untuk mengelabuhi Ekspedisi paket diisi dengan batu bata untuk melekatkan paket shabu yang dikirim.
Setelah Sdr GH membuka paket, yang bersangkutan kita geledah dan ditemukan 1 (satu) unit Handphone dari tangan tersangka GH dan1 (satu) Pack Plastik Sachet Kecil yang belum terpakai di saku celana sehingga ada kemungkinan Shabu tersebut setelah diterima akan langsung disebar dan diedarkan.
Yang bersangkutan mengakui bahwa benar barang haram tersebut dikirimkan kepadanya oleh seorang yang berada di Makassar. Saat ini masih dilakukan pengejaran terhadap pengirim paket yang berada di Makassar dan telah diterbitkan DPO. Atas perbuatannya Sdr GH kita tingkatkan statusnya menjadi tersangka, pelaku diancam dengan Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 Tahun Penjara dan maksimal 20 Tahun.
Kepala BNN Kabupaten Tana Toraja AKBP. Dewi Tonglo, SH memberikan apresiasi kepada masyarakat yang telah membantu BNN Kabupaten Tana Toraja dalam memberikan informasi terhadap penyalahgunaan dan peredaran narkoba khususnya di Bumi Lakipadada. Kami terus mengharapkan semua masyarakat dari semua kalangan untuk bekerjasama dalam pemberantasan peredaran gelap narkoba ini. Jika ada informasi yang akan disampaikan kepada BNN Kabupaten Tana toraja masyarakat bisa menghubungi call center kami 081242415171 #stopnarkoba#


Lebih Lanjut... → BNNK Tana Toraja Bongkar Modus Pengiriman Shabu Melalui Ekspedisi Bus Makassar-Toraja

BNNK Tana Toraja Melaksanakan Asistensi Penguatan “Bang Wawan” Bagi Kelompok Masyarakat di Kecamatan Rembon


“Bang Wawan” atau biasa disebut Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba adalah kebijakan untuk mengimplementasikan P4GN di berbagai instansi/ lembaga/ kementrian.
Salah satu Instansi yang penting untuk kegiatan Bang wawan ini adalah Kelompok Masyarakat. Mengapa Kelompok Masyarakat ini penting? Karena dengan menerapkan kebijakan P4GN dalam kelompok masyarakat hal ini ini dapat menambah wawasan bagi masyarakat tentang apa itu narkoba dan mengapa kita harus bekerjasama dalam memerangi narkoba.
Bertempat di Gedung Gereja Toraja Jemaat Maulu, Kecamatan Rembon, Selasa 28 Februari 2017, Asistensi Penguatan Pembangunan Berwawasan Anti Narkoba dilaksanakan dengan 3 (tiga) Narasumber yang berasal dari BNNK Tana Toraja, Dinas Kesehatan Kabupaten Tana Toraja hingga Praktisi di Tana Toraja. Sebanyak 30 orang dari berbagai element masyarakat seperti Kepala Lembang, Gembala Gereja Kibaid, Pendeta, Guru/Kepala Sekolah, Kepala Kampung, Motivator, Lurah, Ketua BPK, Satgas/TKSK di Kecamatan Rembon Kabupaten Tana toraja menjadi peserta kegiatan kali ini.
Kegiatan Bang Wawan ini langsung dibuka oleh Camat Rembon dan disambung langsung oleh arahan dan sambutan Kepala BNN Kabupaten Tana Toraja AKBP. Dewi Tonglo, SH sekaligus menjadi Narasumber. Selain Kepala BNN Kabupaten Tana Toraja yang menjadi narasumber adalah dr. Anthon Rerung Pasari selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tana Toraja dan Pdt. Yonan Tadius, S.Th, MA selaku Partisi.
Antusias para peserta dalam mengikuti kegiatan ini dibuktikan dengan banyaknya masukan dan pertanyaan yang diajukan sehubungan dengan usaha untuk pencegahan dan pembentukan imun kepada seluruh elemen masyarakat di Bumi Lakipadada terhadap penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba.

Masyarakat sangat berterima kasih karena dengan adanya penyuluhan yang dilakukan BNNK kepada masyarakat, mereka menjadi tahu dan paham mengapa narkoba perlu dihindari dan diperangi. BNN Kabupaten Tana Toraja berharap adanya satgas-satgas yang dibentuk di masyarakat serta adanya partisipasi masyarakat dalam mensosialisasikan kepada masyarakat jeni-jenis narkoba dan akibat yang ditimbulakan jika disalahgunakan.
Lebih Lanjut... → BNNK Tana Toraja Melaksanakan Asistensi Penguatan “Bang Wawan” Bagi Kelompok Masyarakat di Kecamatan Rembon

Senin, 27 Februari 2017

BNN Kabupaten Tana Toraja Sasar Kegiatan Musrembang Makale Utara Gaungkan STOP NARKOBA


Musrembang (Musyawarah perencanaan Pembangunan) tahun ini dilaksanakan di Kecamatan Makale Utara selama 2 hari dari tanggal 27 hingga 28 Februari 2017. Diikuti oleh semua Lembang dan Kelurahan di Kecamatan tersebut dan beberapa tokoh masyarakat, SKPD serta Anggota DPRD.
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membahas Rencana dan usulan Pembangunan daerah. Kegiatan yang sarat dengan usulan kebijakan ini tidak disia- siakan oleh BNNK Tana Toraja. Usulan Program Kerja dari Lembang disinkronkan dengan kegiatan P4GN.  Semua elemen masyarakat harus bersinergi dalam upaya P4GN.

Kegiatan ini juga menjadi ajang bagi tim penyuluh BNNK Tana Toraja, mensosialisasikan bahaya Narkoba. Dengan metode pembagian leaflet Narkoba bertujuan untuk memberikan gambaran jelas mengenai bentuk dan jenis Narkoba yang baru, agar masyarakat memahami dan mengetahuinya. BNNK selalu berusaha memanfaatkan momentum apapun di Kabupaten Tana Toraja untuk terus menggaungkan Gerakan dan aksi STOP Narkoba. 
Lebih Lanjut... → BNN Kabupaten Tana Toraja Sasar Kegiatan Musrembang Makale Utara Gaungkan STOP NARKOBA

Kamis, 23 Februari 2017

Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri Kabupaten Tana Toraja Menyambangi Kantor BNN Kabupaten Tana Toraja


Berbagai jenis Narkotika yang telah dimodifikasi dan memunculkan jenis baru, membuat Tim BNN Kabupaten Tana Toraja terus menggencarkan penyuluhan kepada semua masyarakat. Khususnya pemuda, karena pemuda terbiasa aktif di media sosial, maka pemahaman mengenai jenis narkoba baru mutlak dilakukan.
Berangkat dari kepedulian mengenai dampaknya yang membahayakan bagi penyalahguna, khususnya residen/pasien BNN Kabupaten Tana Toraja, beberapa Mahasiswa STAKN menyambangi kantor BNN Kabupaten Tana Toraja untuk sharing dengan tim penyuluh BNNK Tana Toraja.
Mahasiswa STAKN dikenal sangat aktif menyuarakan aksi “STOP NARKOBA” khususnya di Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara. Hal ini terbukti dengan beberapa kali mengadakan penyuluhan, kampanye STOP Narkoba hingga mengadakan penelitian mengenai bahaya penyalahgunaan Narkoba.
Partisipasi Mahasiswa ini tidak terlepas dari dukungan positif sang Ketua STAKN, Salmon Pamantung, M.Th yang selalu memberikan arahan dan support dalam berbagai hal. Hal ini patut menjadi contoh Perguruan Tinggi/Sekolah Tinggi lain agar tidak tinggal diam dan bersama-sama BNN melawan penyalahgunaan Narkoba.
Kepala BNN Kabupaten Tana Toraja, AKBP Dewi Tonglo, SH memberikan apresiasi kepada sekolah dan perguruan tinggi yang aktif dalam kampanye anti narkoba. Hal ini merupakan cerminan dari kerjasama antar penggiat anti narkoba dengan BNN Kabupaten Tana Toraja dalam memerangi narkoba.


Lebih Lanjut... → Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Kristen Negeri Kabupaten Tana Toraja Menyambangi Kantor BNN Kabupaten Tana Toraja

Rabu, 22 Februari 2017

BNN Kabupaten Tana Toraja Terus Membekali Ilmu Kepada Penggiat Anti Narkoba SMA Negeri 3 Makale


Kepedulian para Penggiat Anti Narkoba SMA Negeri 3 Makale mengenai Bahaya Penyalahgunaan Narkoba patut diacungi jempol. Tim Penggiat Anti Narkoba dari SMA Negeri 3 Makale memang terkenal aktif mendukung BNN Kabupaten Tana Toraja dalam menyuarakan gerakan “STOP NARKOBA”.
Rabu, 22 Februari 2017, penggiat anti narkoba SMA Negeri 3 Makale mendatangi Kantor BNN Kabupaten Tana Toraja. Mereka ingin konsultasi serta menambah ilmu tentang narkoba jenis-jenis baru. Selain itu mereka juga bertukar pikiran tentang ide-ide kreasi mereka dalam usaha kampanye “STOP NARKOBA”
Beberapa kegiatan yang diadakan oleh BNN Kabupaten Tana Toraja untuk menyuarakan perang terhadap  narkoba sangat didukung oleh penggiat anti narkoba SMAN 3 Makale. Hal ini terbukti dari antusias dan semangat siswa SMAN 3 Makale dalam berkarya. Beberapa siswanya meraih juara dalam perlombaan Hari Anti Narkotika Internasioanl tahun 2016 lalu.
Selain itu penggiat anti narkoba SMA Negeri 3 Makale juga menyuarakan anti narkoba melalui media sosial. Hal ini menjadi cerminan anak bangsa yang peduli akan keberadaan bangsanya yang sedang dalam darurat narkoba. Hal inilah yang sangat dibutuhkan oleh Bangsa Indonesia dalam mewujudkan generasi emas yang berprestasi tanpa narkoba.

Kepala BNN Kabupaten Tana Toraja AKBP Dewi Tonglo, SH berharap semua penggiat anti narkoba agar terus mengasa ilmu dan aktif dalam giat-giat mereka demi membebaskan bangsa dari penylahgunaan narkoba. BNN Kabupaten Tana Toraja selalu terbuka dalam berbagi ilmu tentang narkoba kepada semua pihak yang membutuhkan edukasi.
Lebih Lanjut... → BNN Kabupaten Tana Toraja Terus Membekali Ilmu Kepada Penggiat Anti Narkoba SMA Negeri 3 Makale

Selasa, 21 Februari 2017

Diskusi BNN Kabupaten Tana Toraja dengan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tana Toraja Tentang Narkoba



Setiap hari, BNN Kabupaten Tana Toraja Tidak pernah berhenti untuk menyuarakan gerakan “STOP NARKOBA”. Kali ini, dengan sasaran Pekerja, Tim penyuluh mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tana Toraja yang masih berada dalam satu kawasan dengan kantor BNN Kabupaten Tana Toraja.

Selain memaparkan bahaya penyalahgunaan Narkoba dan Jenis Narkoba baru yang beredar, Tim penyuluh juga menjelaskan tentang pentingnya Rehabilitasi bagi para korban penyalahguna Narkoba.

“Jangan sungkan untuk membawa para korban penyalahguna Narkoba ke BNN Kabupaten Tana Toraja untuk direhabilitasi, biaya gratis”. Tegas salah satu tim penyuluh kepada salah satu Personil KPU. Kegiatan yang lebih dominan diisi dengan diskusi ini berlangsung dinamis karena Personil KPU aktif bertanya mengenai rokok dan Narkoba jenis baru. Salah satunya adalah tembakau gorila yang sudah marak di berbagai tempat.

Sosialisasi bahaya Narkoba merupakan kegiatan pencegahan yang dilakukan oleh BNN Kabupaten Tana Toraja. Kegiatan ini bisa dilakukan dengan berbagai cara dan bisa melibatkan berbagai kalangan masyarakat khususnya di Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara.

Ayo selamatkan bangsa dari penyalahgunaan narkoba bersama BNN Kabupaten Tana Toraja.






Lebih Lanjut... → Diskusi BNN Kabupaten Tana Toraja dengan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Tana Toraja Tentang Narkoba

Senin, 20 Februari 2017

Belajar Mengenal Narkoba BNN Kabupaten Tana Toraja Menyambangi SDN 239 Inpres Rembon


Penyalahgunaan dan Peredaran gelap narkotika meluas tidak hana di kota besar namun sampai ke kota kecil bahkan ke pelosok desa. Hal ini menjadi tantangan bagi BNN Kabupaten Tana Toraja untuk mencegah hal tersebut merusak generasi bangsa.   
  
Kali ini BNN Kabupaten Tana Toraja menyusuri salah satu SD Negeri di Rembon. Sasaran dari perjalanan penyuluhan tim BNNK Tana Toraja Kali ini SDN 239 Inpres Rembon mendapatkan sosialisasi Bahaya Narkoba. Siswa yang berjumlah kurang lebih 120 orang didampingi oleh tim pengajar, berbaris rapi di halaman sekolah dan mulai mendengarkan materi dari Tim Penyuluh. Tim Penyuluh ini memang kerap mendatangi sekolah-sekolah untuk menyuarakan bahaya penyalahgunaan Narkoba.

            Replika Narkoba yang menjadi senjata dari tim penyuluh untuk menyampaikan informasi tentang narkoba. Salah satu hal yang menarik bagi murid-murid dalam mengikuti jalannya penyuluhan ini. Dengan pemberian materi melalui film animasi narkoba dilengkapi dengan replika/ display Narkoba buatan, maka murid-murid dapat mengetahui dan memahami lebih jauh jenis narkotika yang beredar di masyarakat.


            Upaya P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) akan berjalan maksimal apabila seluruh masyarakat peduli dan ikut serta aktif dalam menolak peredaran Narkoba. Seperti yang dilakukan oleh Para Kepala Sekolah SD yang selalu memberikan tanggapan positif dengan kedatangan BNNK dan menyediakan waktu dan tempat untuk melakukan sosialisasi. Hal ini tentu tidak lepas dari peran Dinas Pendidikan yang selalu bersinergi dengan BNN dalam program P4GN.
Lebih Lanjut... → Belajar Mengenal Narkoba BNN Kabupaten Tana Toraja Menyambangi SDN 239 Inpres Rembon