Rabu, 24 Mei 2017

Sehat Tanpa Narkoba Disuarakan BNN Kabupaten Tana Toraja dalam Kegiatan “Talk Show” Diabetes Militus dan Stroke Sebagai Penyebab Utama Kecacatan Di Indonesia


BNN Kabupaten Tana Toraja selalu mencari event yang banyak mengumpulkan masyarakat. Dengan banyaknya masyarakat yang berkumpul maka pembagian leaflet dan diskusi dapat dilakukan. Dengan meminta izin kepada penyelenggara kegiatan PT. Bahtera Nusantara Mandiri, Tim Penyuluh dapat menyetuh banyak orang untuk manambah pengetahuan melalui membaca dan diskusi tentang bahaya narkoba.
Masyarakat Tana Toraja menyambut baik dengan keikutsertaan BNN Kabupaten dalam kegiatan ini. Begitu banyak cara untuk menyentuh masyarakat sehingga memiliki ketahanan terhadap pengaruh ajakan keindahan surga duniawi oleh para pengedar dan bandar narkoba. Ketika anda tidak memiliki filter yang kuat maka anda akan terperangkap dalam lingkar hitam kehancuran dan kebangkrutan.
Mati, Penjara, Putus sekolah, sakit jiwa merupakan upah dari penyalahgunaan narkoba. Tidak ada hal yang positif dari penyalahgunaan narkoba. Kalau anda sudah tau mengapa anda masih mencoba-coba? Masih ada masa depan, keluarga, orang terdekat yang mengharapkan kesuksesan anda. Jadi mari kita mengambil pelajaran dari semua yang telah dipaparkan di atas.
Diabetes dan stoke membunuh manusia tetapi narkoba lebih membunuh lagi. Sebanyak kurang lebih 95 orang mendapatkan pengetahuan tentang diabetes, stroke dan bahaya narkoba hari ini 24 Mei 2017. BNN Kabupaten Tana Toraja berharap kegiatan ini dapat menyelamatkan banyak jiwa dari belenggu penyalahgunaan narkoba......jadi ayo hidup sehat tanpa narkoba.#Stopnarkoba
                                



Lebih Lanjut... → Sehat Tanpa Narkoba Disuarakan BNN Kabupaten Tana Toraja dalam Kegiatan “Talk Show” Diabetes Militus dan Stroke Sebagai Penyebab Utama Kecacatan Di Indonesia

Anggota Keluarga Kecamatan Sangalla Mendapat Edukasi Bahaya Narkoba Melalui Kegiatan KIE Bersama BNNK Tana Toraja


Bahaya Narkoba harus diketahui oleh semua anggota keluarga. Melalui Kegiatan Komunikasi Informasi Edukasi BNN Kabupaten Tana Toraja Mengajak Keluarga yang domisili di Kecamatan Sanggalla untuk belajar bersama-sama dan saling sharing tentang masalah narkoba.
Anggota keluarga inti yang terdiri dari ayah, ibu, anak harus saling peduli dan saling mengingatkan satu sama lain tentang bahaya narkoba. KIE Bahaya Narkoa yang diberikan BNNK Tana Toraja kepada 45 anggota keluarga untuk bersama-sama memperdalam pengetahuan tentang bahaya narkoba dan jenis-jenis narkoba baru yang sedang beredar serta modus-modus peredaran narkoba di masyarakat saat ini.
Kegiatan KIE untuk keluarga ini dibuka langsung oleh Camat Sangalla. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa kewaspadaan setiap anggota keluarga terhadap narkoba perlu dimiliki. Mengingat dunia sekarang yang begitu lihai dalam hal saling menghancurkan untuk mencapai suatu kepuasan tersendiri. Menghancurkan orang lain untuk keuntungan perseorang berlaku dalam kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba.  
Ketidaktahuan kadang membuat orang jatuh tetapi ada juga karena sudah tahu tetapi rasa ingin terlihat gaul dengan menggunakan narkoba mengakibatkan seseorang jatuh kedalam lingkar hitam penylahgunaan narkoba. Tergiur dengan iming-iming para peredar dan bandar merupakan kunci kehancuran. Awalnya gratis dan janji-janji surga duniawi setelah terperangkap dan ketagihan hal itulah tujuan utama peredaran narkoba.
Filter terbentuk, inilah yang kita harapkan dalam kegiatan ini. Dengan adanya filter terhadap narkoba maka anngota keluarga dapat mengkapanyekan “STOP NARKOBA” dalam kehidupan sehari-hari. Ayo bersama-sama memerangi narkoba.#Stopnarkoba  

DOKUMENT
Lebih Lanjut... → Anggota Keluarga Kecamatan Sangalla Mendapat Edukasi Bahaya Narkoba Melalui Kegiatan KIE Bersama BNNK Tana Toraja

Selasa, 23 Mei 2017

Misi Kemanusiaan BNN Kabupaten Tana Toraja Tidak Surut Mengkampanyekan “STOP NARKOBA”



BNN Kabupaten Tana Toraja Kali ini Menyambangi SMP Negeri 2 Kesu’ Kabupaten Tana Toraja untuk sosialisasi bahaya narkoba. Dalam sosialisasi ini tim penyuluh menyampaikan kepada siswa-siswi dan guru bahwa ada beberapa faktor yang menyebabkan seseorang menjadi penyalahguna narkotika.
Faktor keturunan bisa menjadi salah satu pencetus dalam hal ini dimana sifat genetik ketergantungan diturunkan dari orang tua kepada anaknya. Selain itu faktor lingkungan juga sangat mempengaruhi seperti masalah dalam keluarga, pergaulan yang salah, dan pengaruh dari orang-orang disekelilingnya untuk menyalahgunakan narkoba. Faktor kemudahan mendapatkan zat narkotika sangat mempengaruhi juga.
Hal ini perlu diketahui oleh siswa-siswi, guru dan orang tua serta masyarakat bahwa penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba itu terjadi karena adanya kesempatan dan kurangnya pertahanan diri seseorang. Kurangnya pertahanan diri ini bisa muncul karena kurangnya pengetahuan tentang bahaya narkoba dan modus-modus peredaran baru yang sedang marak terjadi di lingkungan sekitar.
Melalui sosialisasi bahaya narkoba ini masalah di atas akan dipecahkan dengan semangat dari seluruh masyarakat bersinergi dengan BNNK Tana Toraja untuk memerangi narkoba. Kurang lebih 80 siswa dan guru telah dibekali. Tim penyuluh berharap usaha untuk menyelamatkan anak bangsa terus berjalan dan tanpa henti. Jangan pernah menyerah untuk sebuah misi kemanusian.
Ayo bersama-sama menyelamatkan bangsa dari peredaran dan penyalahgunaan narkoba. #Stopnarkoba


Lebih Lanjut... → Misi Kemanusiaan BNN Kabupaten Tana Toraja Tidak Surut Mengkampanyekan “STOP NARKOBA”

Senin, 22 Mei 2017

BNN Kabupaten Tana Toraja Menulusuri SD Negeri 7 Tikala Kampanye “STOP NARKOBA”


Toraja Utara menjadi sasaran BNN Kabupaten Tana Toraja untuk mengkampanyekan “STOP NARKOBA”. Kepedulian BNN Kabupaten Tana Toraja terhadap maraknya peredaran narkoba sekarang ini sehingga setiap hari personil tim penyuluh tidak pernah absen untuk sosialisasi bahaya narkoba.
Narkoba adalah zat/obat dari alami (tanaman) atau sintesis (bukan tanaman) yang menimbulkan ketergantungan dan perubahan pada persepsi, perilaku dan perasaan seseorang. Karena begitu besar dampak negatif yang ditimbulkan oleh penyalahgunaan narkoba ini sehingga masyarakat perlu diberi pengetahuan mengapa narkoba dilarang oleh pemerintah.
Narkoba terdiri dari tiga golongan yang tercantum dalam UU No. 35 Tahun 2009. Sekarang sedang beredar narkoba jenis baru (New Psychoactive Substances) yang belum masuk golongan di atas: tercantum pada lampiran Permenkes No.13 Tahun 2014.
Pengetahuan inilah yang selalu menjadi senjata tim BNN Kabupaten Tana Toraja turun ke lapangan. Kali ini penyusuran kampanye “STOP NARKOBA” di SD Negeri 7 Tikala. Kedatangan Tim Penyuluh disambut baik oleh pihak sekolah. Mereka sangat berterima kasih dengan adanya ilmu yang diberikan kali ini.
Sebanyak 105 orang mendapat ilmu bahaya narkoba itu tandanya sudah 105 orang telah diselamatkan lagi. Tapi Tim Penyuluh selalu menghimbau untuk berbagi pengetahuan ini dengan orang lain agar rantai keselamatan anak bangsa terus tersambung menjadi satu.
Ayo bersama-sama menyelamatkan bangsa dari peredaran dan penyalahgunaan narkoba. #Stopnarkoba




Lebih Lanjut... → BNN Kabupaten Tana Toraja Menulusuri SD Negeri 7 Tikala Kampanye “STOP NARKOBA”

Jumat, 19 Mei 2017

Masyarakat Kelurahan Leatung Menambah Ilmu Bahaya Narkoba Melalui Kegiatan KIE Bersama BNNK Tana Toraja



Bahaya Narkoba harus diketahui oleh semua masyarakat. Melalui Kegiatan Komunikasi Informasi Edukasi BNN Kabupaten Tana Toraja Mengajak Masyarakat Kelurahan Leatung Kecamatan Sanggala Utara untuk belajar bersama-sama dan saling sharing tentang masalah narkoba.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Sekretaris Camat Sanggala Utara. Dalam sambutannya beliau menyampaikan kepada seluruh masyarakat untuk selalu waspada terhadap penyalahgunaan narkoba. begitupula dengan sambutan dari Lurah Leatung yang menambahkan bahwa daerah Leatung ini perlu diberikan KIE tentang bahaya narkoba dikarenakan daerah ini bisa saja menjadi lahan empuk bagi pengedar.
Kewaspadaan setiap orang terhadap narkoba perlu dimiliki. Mengingat dunia sekarang yang begitu lihai dalam hal saling menghancurkan untuk mencapai suatu kepuasan tersendiri. Menghancurkan orang lain untuk keuntungan perseorang berlaku dalam kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba.
Ketidaktahuan kadang membuat orang jatuh tetapi ada juga karena sudah tahu tetapi rasa ingin terlihat gaul dengan menggunakan narkoba mengakibatkan seseorang jatuh kedalam lingkar hitam penyalahgunaan narkoba. Tergiur dengan iming-iming para peredar dan bandar merupakan kunci kehancuran. Awalnya gratis dan janji-janji surga duniawi setelah terperangkap dan ketagihan hal itulah tujuan utama peredaran narkoba.
Melalui kegiatan Komunikasi Informasi dan Edukasi ini BNN Kabupaten Tana Toraja mengajak 45 orang masyarakat Kelurahan Leatung untuk bersama-sama memperdalam pengetahuan tentang bahaya narkoba dan jenis-jenis narkoba baru yang sedang beredar serta modus-modus peredaran narkoba di masyarakat saat ini.
Filter terbentuk, inilah yang kita harapkan dalam kegiatan ini. Dengan adanya filter terhadap narkoba maka masyarakat dapat mengkapanyekan “STOP NARKOBA” dalam kehidupan sehari-hari. Ayo bersama-sama memerangi narkoba.#Stopnarkoba  



Lebih Lanjut... → Masyarakat Kelurahan Leatung Menambah Ilmu Bahaya Narkoba Melalui Kegiatan KIE Bersama BNNK Tana Toraja

Kamis, 18 Mei 2017

SMP NEGERI 1 Kesu’ Harus Punya Pengetahuan Bahaya Narkoba bersama BNN Kabupaten Tana Toraja


Menambah Ilmu tidak akan mengenal umur dan waktu. Manusia sudah diberi Sang Pencipta akal untuk mengetahui sesuatu namun dibalik keingintahuan itu perlu adanya filter yang perlu diciptakan oleh setiap insan manusia. Filter itulah yang akan digunakan untuk menyaring mana yang perlu kita ketahui untuk dicontoh dan dilakukan dan mana yang perlu kita ketahui sebagai bahan pertahanan untuk menolak pembohongan para perusak kehidupan yang ingin memperkaya diri sendiri dengan berjuta tawaran surga dunia yang pada akhirnya merusak diri kita bahkan sampai kematian.
Kepicikan para pengedar dan bandar saat ini semakin merajalela hal ini terjadi karena kita masyarakat selalu terbuai oleh silat lidah yang begitu manis dari mereka. Kasus seperti inilah yang menjadi keprihatinan BNN Kabupaten Tana Toraja. Mereka (Masyarakat) harus diselamatkan dari kondisi dan masalah ini. Jika hal ini dibiarkan berlarut-larut generasi penerus bangsa ini akan hancur dan negara ini akan hancur juga. Masa depan negara ini tergantung dari bagaimana generasi mudanya membentuknya ke depan.
Sosialisasi dan Kampanye “STOP NARKOBA” harus dikibarkan di seluruh wilayah di Bumi Lakipadada dan Bumi Pongtiku ini. Wilayah pedesaan bahkan ke pelosok harus kita tembus demi menyelamatkan generasi muda kita. Pengedar dan bandar kan mengintai wilayah yang penduduknya masih bisa dibodohi. Oleh kerena itu sebelum pengedar bergerak cepat BNN Kabupaten harus 100 kali lebih cepat dari mereka merangkul seluruh masyarakat dengan pengetahuan bahaya narkoba.
Kali ini BNN Kabupaten Tana Toraja menghampiri siswa-siswi SMP Negeri 1 Kesu’ yang berjumlah 112 siswa. Tidak bisa kita pungkiri bahwa mereka akan bebas dari penyalahgunaan dan peredaran narkoba. Oleh karena itu sebelum hal itu terjadi Tim Penyuluh membantu mereka untuk membentuk filter dengan pengetahuan bahaya narkoba dan memaparkan replika jenis-jenis narkoba yang sedang mengintai mereka. Narkoba baru dan modus pengedaran narkoba juga disampaikan dalam kegiatan ini.

Antusias siswa-siswi untuk bertanya seputar narkoba membuat tim penyuluh berharap ke depannya tidak satupun siswa-siswi dari sekolah ini terlibat dalam permainan barang haram ini. Kegiatan Kampanye “STOP NARKOBA” ini akan terus digalakkan dan mari kita bersama-sama untuk saling peduli untuk menyelamatkan negara kita dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.#Stopnarkoba
Lebih Lanjut... → SMP NEGERI 1 Kesu’ Harus Punya Pengetahuan Bahaya Narkoba bersama BNN Kabupaten Tana Toraja

Rabu, 17 Mei 2017

BNN Kabupaten Tana Toraja Melaksanakan Upacara Hari Kesadaran Nasional


BNN Kabupaten Tana Toraja melaksanakan Upacara Kesadaran Nasional Selasa, 17 Mei 2017. Melalui Kegiatan ini Kepala Sub Bagian Umum Teo Pakiding, SE selaku Pembina Upacara menghimbau kepada seluruh pegawai BNN Kabupaten Tana Toraja bahwa Upacara Hari Kesadaran Nasional ini dimaksudkan untuk mempertebal rasa nasionalisme setiap aparatur negara.
Upacara Kesadaran Nasional ini merupakan moment untuk meningkatkan disiplin, etos kerja atau budaya kerja serta membangkitkan semangat bagi kita untuk bekerja memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat, daerah, bangsa dan negara khususnya dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika di wilayah Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara.
            Beliau juga menyampaikan bahwa upacara yang kita selenggarakan hari ini janganlah dianggap sebagai formalitas belaka tetapi marilah kita jadikan kegiatan ini sebagai salah satu kewajiban yang harus kita laksanakan dalam upaya mendisiplinkan diri sebagai aparat yang memiliki loyalitas serta dedikasi yang tinggi dalam mengangkat tugas tanggung jawab ditengah masyarakat, bangsa dan negara.
Dengan hari Kesadaran Nasional ini marilah kita sadar diri bahwa kita selaku Aparatur Sipil Negara mempunyai tugas pokok dan fungsi utama sebagai pelayan masyarakat, abdi negara dan abdi masyarakat dimana pelayanan tersebut harus dilandasi dengan semangat  patriotisme dan rela berkorban untuk nusa, bangsa dan agama. Semoga saja, melalui kesempatan upacara Kesadaran Nasional ini mampu menginspirasi kita untuk berkomitmen  memberikan  pelayanan prima kepada masyarakat sesuai dengan tugas pokok dan fungsi kita masing-masing.

Kegiatan Hari Anti Narkotika Internasional,  begitupun berbagai kegiatan yang kita laksanakan selama ini sudah dikategorikan sebagai Kegiatan Pra HANI. BNN Kabupaten Tana Toraja untuk tetap fokus dan secara terus menerus menggaungkan kegiatan Pra HANI ini ditengah-tengah masyarakat Toraja. Demikian pula berbagai kegiatan yang kita rencanakan untuk menyemarakkan kegiatan HANI tentunya kita upayakan dapat terselenggara dengan baik. Hasilnya nanti kita tetap berkomitmen bahwa kegiatan HANI Tahun 2017 ini harus berjalan dengan baik, lancar dan sukses. 
Lebih Lanjut... → BNN Kabupaten Tana Toraja Melaksanakan Upacara Hari Kesadaran Nasional